Pelita Jogja

Media Warta Tebaru

PMB Siswa SD YPK Betlehem Wamena
Berita

Program Makan Bergizi Gratis di SD YPK Betlehem Wamena Disambut Positif oleh Siswa dan Guru

Pelita Jogja – Sebanyak lebih dari 700 siswa Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Kristen (SD YPK) Betlehem di Wamena, Papua Pegunungan, menyambut dengan antusias pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang diinisiasi oleh pemerintah ini bertujuan untuk memberikan asupan makanan sehat dan bergizi kepada anak-anak di kawasan tersebut, guna mendukung tumbuh kembang fisik dan kecerdasan mereka.

Pada pukul 10.30 WIT, suasana sekolah berubah menjadi meriah saat tim dari Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), dan Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua tiba untuk mensosialisasikan program tersebut. Para siswa terlihat penuh semangat berlari keluar kelas untuk menyambut kedatangan rombongan yang akan menjelaskan pentingnya gizi yang terkandung dalam makanan.

Dalam kesempatan tersebut, Niken Gandini, Tenaga Ahli Bidang Sistem dan Tata Kelola dari BGN, memberikan penjelasan kepada para siswa mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi. Ia mengingatkan bahwa setiap makanan yang diberikan dalam Program MBG harus dikonsumsi dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal. Selain itu, para siswa diajak untuk mengulang bersama-sama slogan program ini, yaitu “Makan Bergizi Gratis aman, sehat, dan bergizi.”

Niken juga menjelaskan berbagai jenis makanan yang akan disediakan untuk siswa. Setiap menu, yang terdiri dari nasi, sayur, telur atau ikan, dan buah-buahan, dirancang dengan cermat untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka dengan proporsi yang seimbang. Dengan menu seperti itu, diharapkan anak-anak bisa mendapatkan asupan yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka.

Antusiasme para siswa semakin meningkat dengan kehadiran Lenis Kogoya, Staf Khusus Menteri Pertahanan (Menhan), yang turut hadir dalam acara tersebut. Banyak siswa yang bergegas untuk menyalaminya sebagai bentuk rasa hormat dan kegembiraan. Dalam acara tersebut, Lenis bertanya kepada siswa apakah mereka sering merasa lapar pada siang hari. Siswa-siswa dengan kompak menjawab, “Mau!” menunjukkan dukungan mereka terhadap program ini.

Selain itu, Lenis juga memberikan pesan kepada para ibu di komunitas sekitar agar bisa berkolaborasi dalam menyiapkan makanan yang sehat bagi anak-anak mereka. Menurut Lenis, kerjasama ini bisa menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola makan yang seimbang dan bergizi.

Junus Simangunsong, Kepala BPMP Provinsi Papua, juga menyampaikan pesan penting kepada siswa. Ia mengingatkan bahwa makanan yang diberikan dalam program ini harus dimakan habis agar tubuh memperoleh energi yang cukup untuk mendukung kegiatan belajar. Dengan konsumsi makanan yang bergizi secara rutin, Junus berharap para siswa dapat berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan penuh prestasi.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), sekitar 60 persen siswa di Indonesia sudah terbiasa dengan kebiasaan sarapan pagi. Namun, banyak dari mereka yang belum mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung kegiatan sehari-hari mereka. Oleh karena itu, Program MBG hadir sebagai solusi untuk memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang bergizi dan seimbang.

Program ini juga dirancang agar dapat disesuaikan dengan kearifan lokal di setiap daerah. Di Papua, misalnya, sagu yang merupakan makanan pokok masyarakat setempat bisa digunakan sebagai pengganti nasi. Hal ini dilakukan agar program tetap relevan dengan budaya dan kebiasaan lokal, sambil tetap memperhatikan standar gizi yang harus dipenuhi sesuai dengan usia dan kebutuhan anak.

Setiap wilayah yang melaksanakan program ini akan melibatkan ahli gizi dalam perencanaan dan pengawasan kualitas makanan yang disajikan, untuk memastikan standar gizi tetap terjaga. Oleh karena itu, program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan makanan, tetapi juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan yang sehat dan bergizi.

Ke depan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan bisa menjadi lebih dari sekadar solusi untuk menyediakan makanan sehat bagi anak-anak. Program ini juga bertujuan untuk mendidik masyarakat tentang pola makan seimbang yang penting bagi kesehatan dan kecerdasan anak. Dengan adanya kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, program ini diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat dan cerdas di Indonesia.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *