Sumber: https://unsplash.com/id/foto/pisau-perak-di-papan-kayu-FgCW9dppN1E
Hai sobat Pelita Jogja! pisau tumpul kerap membuat kegiatan di dapur jadi terasa lebih lama serta meletihkan, apalagi dapat membuat bahan santapan nampak kurang menarik dikala disajikan. Memotong bahan kesukaan dapat berganti jadi perjuangan jika mata pisau telah tidak tajam serta presisi. Sementara itu, pisau yang terpelihara dengan baik bukan hanya mempermudah pekerjaan, namun pula lebih nyaman sebab tidak membutuhkan tekanan kelewatan dikala digunakan.
Kenapa Pisau Butuh Diasah?
Pisau yang kerap dipakai hendak hadapi keausan pada bagian mata pisaunya. Gesekan dengan bahan santapan yang keras, talenan, serta hawa membuat ketajaman menurun lama- lama. Dengan mengasah secara teratur, kalian melindungi sudut mata pisau senantiasa maksimal sehingga hasil potongan lebih apik, kilat, serta efektif buat bermacam tipe masakan.
Memahami Perlengkapan Pengasah Pisau
Terdapat bermacam perlengkapan pengasah pisau yang dapat ditemui, mulai dari batu asah tradisional sampai perlengkapan modern yang instan. Batu asah sesuai untuk yang suka proses manual serta presisi besar, sebaliknya pengasah praktis lebih kilat serta gampang digunakan untuk pendatang baru. Apalagi terdapat batang pengasah spesial yang umumnya digunakan koki handal.
Memastikan Sudut yang Tepat
Salah satu kunci mengasah pisau merupakan melindungi sudut kemiringan yang tidak berubah- ubah. Biasanya, sudut dekat 15 hingga 20 derajat telah sempurna buat pisau dapur rumahan. Bila sudut sangat besar, pisau dapat kilat aus, sebaliknya sudut sangat kecil membuat hasil asahan kurang optimal serta kurang tajam.
Metode Mengasah dengan Batu Asah
Yakinkan batu asah dibasahi saat sebelum digunakan supaya proses pengasahan lebih halus serta tidak mengganggu mata pisau. Geser pisau dengan tekanan ringan dari pangkal sampai ujung mata pisau secara searah. Jalani bergantian di kedua sisi secara balance supaya wujud pisau senantiasa simetris.
Memakai Pengasah Instan
Pengasah praktis umumnya mempunyai celah spesial yang mempermudah proses. Triknya lumayan menarik pisau secara lama- lama lewat slot dengan tekanan ringan. Walaupun instan, hendaknya jangan sangat kerap memakai perlengkapan ini sebab dapat memesatkan penipisan mata pisau apabila tidak digunakan dengan hati- hati.
Menguji Ketajaman Pisau
Sehabis diasah, cobalah menguji ketajaman pisau dengan memotong kertas ataupun tomat. Pisau yang tajam hendak memotong dengan gampang tanpa butuh ditekan. Langkah ini menolong membenarkan kalau hasil asahan telah cocok harapan saat sebelum digunakan buat memasak hidangan utama.
Perawatan Sehari- hari
Mengasah saja tidak lumayan bila tidak diimbangi perawatan setiap hari. Bilas pisau sehabis digunakan, keringkan, serta simpan di tempat yang nyaman. Jauhi merendam pisau sangat lama sebab dapat memesatkan karat, terlebih apabila pisaunya berbahan baja karbon.
Kesalahan Universal Dikala Mengasah
Banyak orang mengasah pisau dengan tekanan sangat kokoh, sementara itu perihal itu malah mengganggu mata pisau. Tidak hanya itu, tidak melindungi sudut yang tidak berubah- ubah pula membuat hasil kurang maksimal. Sangat kerap mengasah pula bukan pemecahan bila pisau tidak digunakan serta ditaruh dengan benar.
Khasiat Pisau Tajam
Pisau yang tajam membuat aktivitas dapur lebih mengasyikkan. Potongan jadi apik, bahan santapan lebih gampang diolah, serta resiko tergelincir akibat tekanan berlebih dapat dihindari. Tidak hanya itu, hasil masakan juga nampak lebih handal serta menggugah selera.
Mengendalikan Agenda Mengasah
Tidak butuh mengasah tiap hari, lumayan sesuaikan dengan keseriusan konsumsi. Buat pemakaian setiap hari, mengasah ringan seminggu sekali telah lumayan. Dengan agenda tertib, pisau dapat bertahan lebih lama, senantiasa tajam, serta senantiasa siap gunakan kapan saja diperlukan.
Kesimpulan
Mengasah pisau merupakan keahlian simpel yang bawa akibat besar dalam kegiatan memasak. Dengan perlengkapan yang pas, metode yang benar, serta perawatan teratur, kalian dapat melindungi pisau senantiasa tajam serta nyaman digunakan. Atensi kecil ini membuat dapur lebih aman, pekerjaan terasa lebih ringan, serta proses memasak jadi pengalaman yang mengasyikkan.
